• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Jaksa 'Nakal' Jakarta Barat: Barbuk Jadi Bancakan, Kejati DKI Gercep Sita Aset Miliaran! Dari Pembela Hukum Jadi Pesakitan: Eks Jaksa Jakbar Diduga Tilep Barbuk, Kejati DKI Amankan Rp 5 Miliar dan Rumah! Uang Barang Bukti 'Nyantol' di Kantong Jaksa? Kejati DKI Bongkar Kasus K

img

Kumandaba-wgs.biz.id Dengan nama Allah semoga kita diberi petunjuk. Pada Waktu Ini mari kita eksplorasi Indonesia yang sedang viral. Artikel Yang Berisi Indonesia Jaksa Nakal Jakarta Barat Barbuk Jadi Bancakan Kejati DKI Gercep Sita Aset Miliaran Dari Pembela Hukum Jadi Pesakitan Eks Jaksa Jakbar Diduga Tilep Barbuk Kejati DKI Amankan Rp 5 Miliar dan Rumah Uang Barang Bukti Nyantol di Kantong Jaksa Kejati DKI Bongkar Kasus K Ikuti pembahasan ini hingga kalimat terakhir.

Jakarta, 27 Februari 2025 - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mengumumkan penetapan AZ, mantan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait eksekusi pengembalian barang bukti kepada korban robot trading Fahrenheit.

Kajati DKI Jakarta, Patris Yusrian, menjelaskan dalam konferensi pers bahwa fokus penyidikan adalah pada tindakan AZ yang diduga menilap sebagian dana eksekusi pengembalian barang bukti. Nilai yang diselewengkan mencapai Rp 11,5 miliar.

“Dalam perkara ini, kami fokus pada tindak pidana dalam pengembalian barang bukti atau eksekusi dalam perkara robot trading Fahrenheit,” ujar Patris.

Dana tersebut, menurut Patris, diduga disembunyikan AZ melalui rekening istrinya. Namun, hingga saat ini, belum ditemukan indikasi adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan sang istri.

Kasus ini bermula ketika AZ melaksanakan eksekusi pengembalian barang bukti senilai Rp 61,4 miliar dalam perkara investasi bodong robot trading Fahrenheit. Namun, eksekusi tidak dilakukan secara menyeluruh.

Diduga, kuasa hukum korban robot trading Fahrenheit, dengan inisial BG dan OS, membujuk AZ untuk tidak mengembalikan seluruh dana kepada korban. Akibatnya, terjadi pemangkasan sebesar Rp 23,2 miliar.

“Seharusnya, uang tersebut dikembalikan kepada korban robot trading Fahrenheit yang diwakili oleh saudara BG dan saudara OS. Akan tetapi, kuasa hukum bekerja sama dengan oknum jaksa inisial AZ dengan hanya mengembalikan sebesar Rp 38,2 M,” jelas Patris.

Penyidik Kejati DKI Jakarta telah memeriksa beberapa pihak terkait kasus ini pada tanggal 24 Februari 2025. Aset berupa rumah dan tanah yang dibeli oleh tersangka, serta uang tunai yang ada pada istri tersangka, juga menjadi bagian dari penyelidikan.

Kejati DKI Jakarta terus mendalami kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dan memastikan pengembalian kerugian kepada para korban robot trading Fahrenheit.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menunjukkan komitmen Kejati DKI Jakarta dalam memberantas korupsi dan menegakkan keadilan.

Sekian uraian detail mengenai jaksa nakal jakarta barat barbuk jadi bancakan kejati dki gercep sita aset miliaran dari pembela hukum jadi pesakitan eks jaksa jakbar diduga tilep barbuk kejati dki amankan rp 5 miliar dan rumah uang barang bukti nyantol di kantong jaksa kejati dki bongkar kasus k yang saya paparkan melalui indonesia Mudah-mudahan artikel ini membantu memperluas wawasan Anda cari peluang pengembangan diri dan jaga kesehatan kulit. Ayo sebar informasi baik ini kepada semua. Sampai bertemu lagi

Special Ads
© Copyright 2024 - Kumandaba
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads